Monday, September 5, 2011

Desain Sistem Informasi Pengadaan Bahan Baku Dengan Aplikasi Visual Basic 6.0 Menggunakan Metode MRP Untuk Menunjang Kelancaran Produksi Pada PT. Bentoel (IK-27)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, dalam merealisasi hasil produksi rokok sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh pihak manajemen produksi, ternyata terdapat permasalahan yaitu adanya kesulitan dalam pengadaan bahan baku yang cukup representatif untuk mendukung kelancaran produksi.
Adapun faktor-faktor yang yang menyebabkan timbulnya permasalahan tersebut adalah sebagai berikut :



1. Kurang akuratnya data-data kebutuhan bahan baku dalam suatu periode produksi.
2. Lemahnya sistem yang telah di operasikan saat ini terutama yang terkait dengan penentuan jumlah bahan baku yang diperlukan dalam satu periode produksi.
Apabila permasalahan tersebut tidak segera diatasi, maka proses produksi akan terganggu dan dampak dari pada permasalahan tersebut adalah tidak tercapainya target produksi yang telah ditentukan dan apabila target produksi tidak dapat tercapai berarti permintaan atau order dari pelanggan tidak dapat terpenuhi.

Sehingga dapat mengecewakan pelanggan, sehubungan dengan itu perlu diusulkan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan merancang sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan metode MRP sehingga diharapkan dapat dibuat perencanaan sekaligus pengendalian persediaan bahan baku yang cukup representatif. Disinilah letak pentingnya permasalahan tersebut untuk segera diatasi dan dicarikan jalan pemecahan masalahanya. Sehubungan dengan itu permasalahan ini dipandang sangat representatif untuk diangkat menjadil judul Tugas Akhir, sebagai berikut : “Desain Sistem Informasi Pengadaan Bahan Baku Dengan Aplikasi Visual Basic 6.0 Menggunakan Metode MRP Untuk Menunjang Kelancaran Produksi Pada PT. Bentoel Malang.”



Untuk mendapatkan koleksi contoh Skripsi Lengkap dalam bentuk file MS-Word, silahkan klik download
Atau klik disini

1 comment:

  1. [cara membobol internet banking]
    sudah setahun ini saya menjalankan teknik ini dan sd menghasilkan jutaan rupiah
    bagi anda yang berminat dengan tools ini akan saya berikan tapi gk gratis
    karena skript ini saya buat sangat lama sekali, hasil dari try and error pribadi sekian lama. Selalu saja ada celah dan kelemahan utk sistem keamanan internet banking nasional, karena dari sistem keamanan utk masing2 internet banking beda2, maka skript ini saya buat beda2 juga tergantung dari layanan internet banking bank nasional yang ada saat ini,
    bagi anda yang ingin skript ini saya bisa lsg datang KESINI
    terakhir gunakan skript ini dengan sangat bijak dan hati2, jangan SERAKAH karena cara ini lambat laun akan segera ketahuan, utk masing2 skript ini saya jual terpisah dan saya hargai sangat mahal sekali (5jt/skript) dan itu terbatas utk 5 org saja demi kelancaran dan keamanan kita bersama. Cara kerjanya cukup mudah tinggal download skriptnya>lalu aktifkan softwarenya>pilih nama bank yang akan kamu jadikan korban>tentukan jumlah nominal yang ingin kamu sedoot..dan tinggal...OKE yang berminat Silahkan unduh skript ini sesuai dgn layanan internet banking yang ada seperti dibawah ini:

    skript BCA


    skript MANDIRI


    skript BNI


    skript BRI


    skript BTN


    skript MEGA


    skript BIIMaybank


    skript DANAMON


    skript CIMB Niaga


    skript Bukopin


    skript bank jatim


    skript bank jateng


    skript Bank DKI


    skript Muamalat Indonesia


    skript Sinarmas


    skript Syariah Mandiri


    skript Syariah Mega Indonesia


    skript Multi Arta Sentosa



    TERAKHIR PESAN SAYA:
    SEKALI MOHON GUNAKAN SKRIPT INI DGN HATI2 DAN SANGAT BIJAKSANA
    DEMI KELANCARAN KITA BERSAMA, JGN LUPA SEBAGIAN DARI REJEKI ANDA
    SALURKAN UTK SEDEKAH UTK TABUNGAN AKHERAT ANDA...SEMOGA BERMANFAAT DAN TETAP SEMANGAT





































































































































































































































































































































































































    ReplyDelete